senjatamu bukan hanya kelebihanmu


“kekuranganmu selalu beriringan di samping kelebihanmu, lalu kenapa kau diam?” anonymous said.

Temen-temen  tangan kanan aktif atau kidal. Saya punya percobaan nih. Anggap aja kita tangan kanan aktif, coba temen-temen ambil dua alat tulis baik pensil ataupun pulpen serta kertas. Kemudian pegang pensil/pulpen temen-temen pada kedua tangan temen-temen dan tulislah nama lengkap, impian dan prinsip hidup pada kertas temen-temen dalam waktu bersamaan antara tangan kanan dan kiri. Lihatlah hasilnya. Bandingkan mana yang terlihat jelas. Jika temen, tangan kanan aktif maka saya tebak bahwa hasil tulisan tangan tangan temen terlihat dan jelas terbaca begitu juga sebaliknya jika temen itu kidal. Tapi coba bandingkan dengan tangan yang tidak terbiasa dengan menulis. Bagaimana perbandingannya?.. Terlihat jelas bahwa tangan yang biasa aktif menulis akan terlihat lebih baik daripada yang tidak. Ya ya ya. Coba kita refleksikan bersama, jika kita berfokus pada tulisan tangan yang tidak terbiasa menulis maka kita akan melihat bahwa nama, impian, serta prinsip hidup seakan malas untuk di baca apalagi di wujudkan atau di banggakan ke orang-orang. Tapi tidak saat kita melihat tulisan dari tangan yang kita bisa menulis, terlihat sangat jelas nama, impian serta prinsip hidup kita dan kita lebih mudah mewujudkan dan membanggakannya pada orang-orang.



Implikasinya, sudahlah bahwa Tuhan menghadiahkan kelebihan dan kekurangan lalu kenapa kita berfokus pada kekurangan?? Yang hanya membuat kita pesimis lalu merasa gagal dalam segala hal dan merasa kebahagiaan-keadilan di ciptakan buakan untuk kita kemudian menghujat Tuhan. Tersenyumlah. Bahwa kita mempunyai kelebihan di samping kekurangan kita.

“bagaimana gue tahu apa kelebihan gue, sedangkan gue ya gini-gini aja” kata someone.

“nah” balas someone elseskenapa lu tahu kekurangan lu tapi kelebihan nggak?”

“yah lu, gue tanya balik nanya L kalo kekurangan gue jelas banget gue ga bisa di andelin” balas someone dengan masamnya.

eksperimen bro eksperimen, jangan cuma fokus ma kekurangan lu aja dan jangan sepihak lu men-Judge diri lu karna kekurangan lu” balas someone elses


"Karakter tidak dapat berkembang dalam kemudahan dan kecukupan. Hanya melalui pengalamanpercobaan dan penderitaan dapat jiwa diperkuat, visi dibersihkan, ambisi diilhami, dan keberhasilan yang dicapai " kata Helen Keller (1880-1968)  yang buta, tuli dan mendapat  cumlaude dari Radcliffe College.
Ciptaanku ini, bukanlah untukmu tetapi untuk masa sesudahmu.” Ludwig Van Beethoven(1770-1827) yang tetap menghasilkan karya meski dalam keadaan tuli.



“Jika seluruh dunia mengatakan sesuatu yang buruk mengenai anda, anda tidak perlu percaya pada mereka. hei, itu hanyalah pendapat mereka! pendapat orang lain!”  kata Nick Vujicic yang tanpa tangan dan kaki tapi tetap memotivasi orang-orang serta membuktikan pada dunia tentang dirinya.




“tak mungkin Tuhan lupa menaruh kelebihan disamping kekurangan kita, dan hebat kita pun tidak di tentukan dengan besar dan banyaknya kelebihan kita tapi seberapa hebat rasa syukurmu pada Tuhan kemudian kau menjalaninya dengan segala keikhlasan, maka akan kita saksikan bahwa kekurangan akan jadi senjata yang tidak kalah jitu dengan kelebihan yang kita miliki”

0 Response to "senjatamu bukan hanya kelebihanmu"

Poskan Komentar